TeraNews.id – Warga Jatinangor, khususnya di sekitar kawasan Universitas Padjadjaran (Unpad), digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang tergantung di sebuah pohon pada Kamis pagi, 19 Februari 2026. Penemuan mengerikan ini sontak memicu keramaian dan kekhawatiran di kalangan mahasiswa serta masyarakat setempat, mengingat lokasi kejadian yang tidak jauh dari area kampus.
Korban, yang belum diketahui identitas lengkapnya, ditemukan pertama kali oleh seorang warga yang sedang melintas sekitar pukul 06.30 WIB. Saksi mata, yang enggan disebut namanya, mengaku terkejut dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib. “Awalnya saya kira orang gila tidur di pohon, tapi pas dilihat kok posisinya aneh. Ternyata sudah meninggal dan tergantung,” ujarnya dengan nada gemetar.

⚠️ Baca Juga:
Tim kepolisian dari Polsek Jatinangor dan Polres Sumedang segera tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Area sekitar penemuan mayat langsung diberi garis polisi untuk menjaga keaslian bukti-bukti. Petugas tampak berhati-hati dalam mengumpulkan informasi dan barang bukti yang mungkin bisa mengungkap penyebab kematian korban. Beberapa saksi mata, termasuk mahasiswa yang melintas, dimintai keterangan awal.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai identitas korban maupun dugaan penyebab pasti kematiannya. Namun, dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mencolok pada tubuh korban. Hal ini memunculkan dugaan awal bahwa korban meninggal karena bunuh diri, meskipun penyelidikan mendalam masih terus dilakukan. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada aparat.
Kepala Polsek Jatinangor, Kompol Budi Santoso (nama fiktif), dalam keterangannya singkat di lokasi, menyatakan bahwa pihaknya akan segera mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Sartika Asih Bandung untuk dilakukan autopsi. “Kami akan melakukan autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian. Saat ini kami masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan mencari identitas korban,” jelas Kompol Budi.
Penemuan mayat ini tentu saja menimbulkan keresahan di lingkungan kampus Unpad dan sekitarnya. Banyak mahasiswa yang mengungkapkan kekagetannya atas insiden tragis ini. “Ngeri banget, Mas. Dekat kampus ada kejadian begini. Semoga cepat terungkap penyebabnya,” kata Siti, salah satu mahasiswi Unpad. Kejadian ini juga menjadi pengingat bagi seluruh pihak akan pentingnya perhatian terhadap isu kesehatan mental dan tekanan hidup yang mungkin dihadapi oleh individu di sekitar kita.
TeraNews.id sebagai media terdepan selalu berusaha menyajikan informasi terkini dan terverifikasi. Kami juga menyadari bahwa di tengah berbagai tekanan hidup, menjaga kesehatan mental dan spiritual menjadi krusial. Terlebih, menjelang bulan suci Ramadhan 2026, banyak dari kita mulai mempersiapkan diri. Oleh karena itu, penting untuk selalu mengingat nilai-nilai positif dan menghindari hal-hal yang dapat merusak diri, baik secara fisik maupun mental. Terkait persiapan spiritual, pembaca dapat menilik Daftar Hal yang Membatalkan Puasa Ramadhan dan Merusak Pahala yang telah kami rangkum untuk panduan Anda.
Berikut adalah beberapa fakta kunci terkait penemuan mayat ini:
| Fakta Kunci | Detail |
|---|---|
| Lokasi Penemuan | Kawasan dekat kampus Unpad Jatinangor |
| Waktu Penemuan | Kamis, 19 Februari 2026, sekitar pukul 06.30 WIB |
| Identitas Korban | Belum teridentifikasi, pria |
| Pihak Berwenang | Polsek Jatinangor, Polres Sumedang |
| Dugaan Awal | Bunuh diri (masih dalam penyelidikan) |
| Langkah Selanjutnya | Evakuasi jenazah, autopsi di RS Sartika Asih Bandung |
Pihak keamanan kampus dan kepolisian diharapkan dapat meningkatkan patroli dan pengawasan di area-area rawan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Segala perkembangan terbaru akan terus diinformasikan oleh TeraNews.id.
Sementara itu, di berita lain yang tak kalah menyita perhatian publik, sebuah kasus yang sempat viral terkait insiden penabrakan pagar rumah tokoh penting juga telah menemui titik terang. Pembaca setia TeraNews.id dapat menemukan detail menarik mengenai penyelesaian kasus tersebut, termasuk jumlah ganti rugi yang disepakati, dalam artikel kami: TEKATEKI TERJAWAB Sopir Penabrak Pagar Rumah JK Akhirnya Berdamai Jumlah Ganti Rugi Bikin Melongo Rp 25 Juta. Tetaplah bersama TeraNews.id untuk mendapatkan informasi terkini dan terpercaya.












